Backup dan restore files menggunakan SSH

Jika saat ini Anda sedang ingin memindahakan file – file Anda dari satu server ke server lain dengan cara yang lebih cepat dan mudah, silahkan membaca tutorial ini sampai habis.
Terkadang kita ingin melakukan pemindahan seluruh file dari website kita dari satu server ke server yang lainnya dengan cara yang lebih cepat. Sebagian dari Anda mungkin masih menggunakan FTP untuk melakukan pemindahan data. Dengan menggunakan FTP,  Anda terlebih dahulu harus mendownload seluruh files website Anda ke komputer lokal, baru kemudian kembali menguploadnya ke server hosting tujuan Anda. Hal ini sedikit memakan waktu dan tentunya bandwidth koneksi internet Anda.
Ada cara yang lain, yaitu dengan menggunakan SSH access. Jika Anda memiliki akun di Mongkiki.com, SSH access sudah kami buka. Akun SSH Anda sama dengan akun cPanel hosting yang telah kami kirimkan melalui email. Dengan menggunakan akun tersebut Anda sudah bisa melakukan transfer files dengan cara yang lebih cepat dengan menggunkan SSH.
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin melakukan backup dan restore data dengan menggunakan SSH, seperti penjelasan berikut ini:
  1. Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows Anda harus mendownload putty sebagai SSH atau telnet client pada alamat berikut ini: www.putty.org
  2. Setelah berhasil mendownload putty, jalankan program tersebut dan window seperti gambar di bawah akan muncul
    Putty SSH and telnet client application
  3. Masukan Host Name atau alamat IP dari server Anda saat ini yang akan di backup. Standart port yang dibuka adalah 22, namun silahkan tanyakan kepada provider hosting Anda untuk lebih jelasnya. Klik Open untuk login ke server Anda
  4. Jika Anda sudah klik Open Anda akan dihadapkan dengan window berwarna hitam dan meminta Anda untuk memasukan username (Login As:). Masukan username cPanel Anda kemudian tekan enter.
  5. Setelah berhasil, sekarang masukan password Anda dan tekan enter.
  6. Jika data sudah berhasil di verifikasi, ketikan cd public_html/ untuk berpindah ke direktori utama website Anda dimana seluruh files website diletakan pada folder tersebut.
  7. Langkah berikutnya adalah melakukan kompresi seluruh file website Anda menjadi bentuk .tar dengan menggunakan command line berikut: tar -cvf namafile.tar ./ [tar -cvf  namafile lokasifile]. Dengan begitu file .tar yang akan Anda buat akan terletak pada folder public_html
  8. Seluruh file website Anda saat ini telah dikompresi dalam satu file. Ketikan ls -l untuk mengecek apakah file tersebut sudah tercipta atau belum. Jika sudah kita lanjutkan ke langkah selanjutnya.
  9. Langkah selanjutnya adalah login pada server tujuan untuk melakukan restore. Ulangi langkah no 3 sampai dengan 6 untuk login ke server tujuan restore.
  10. Berikutnya kita akan mendownload file .tar yang telah kita buat pada server lama dan kita pindahkan ke server tujuan yang baru. Gunakan command line wget untuk mendownload file .tar yang telah kita buat seperti contoh berikut: wget namadomain.com/namafile.tar atau wget [alamat_IP]/namafile.tar
  11. Tunggu beberapa saat sampai proses download selesai. ketikan ls -l untuk mengecek apakah file tersebut telah berhasil di download atau tidak.
  12. Jika file telah berhasil di download, ekstrak file tar tersebut dengan menggunakan command: tar -xvf namafile.tar. Maka seluruh file akan terekstrasi sama seperti struktur di server Anda yang lama.
  13. Cek setting folder permission dengan mengetikan —> ls -la . Seharusnya folder / file permission nya sudah benar juga
  14. Jika folder/files permission masih salah, ketikan chown -R owner.group ./ (owner=usercpanel, groups=usercpanel)
  15. Jika semua sudah berjalan dengan baik, langkah selanjutnya adalah melakukan backup dan restore database mySQL Anda.
Post a Comment

Popular posts from this blog

Update WINDOWS 7 yang wajib dihindari

Panduan 5menit untuk mencari backlink berkualitas tinggi

Cara Pasang Meta Tag SEO Friendly dan Valid HTML5 pada Blogger