Mengenal aturan "Table Manner"

Wednesday, December 18, 2013

Mengenal aturan "Table Manner"



Aktivitas makan bisa menunjukkan identitas atau kebudayaan kita. Di Indonesia, misalnya, kita terbiasa makan dengan sendok dan garpu, atau dengan tangan saja. Di negara lain, makan nasi tanpa sendok-garpu mungkin dianggap jorok.
Namun, secara umum ada aturan mendasar mengenai tata cara makan. Bagaimana cara Anda makan dan berperilaku di meja makan masih penting untuk diperhatikan, begitu menurut Nicholas Clayton dari The Guild of Professional English Butlers. Mengingat kita juga sering menghadiri jamuan makan dalam urusan pekerjaan atau bisnis, atau setidaknya bersantap di restoran fine dining, tak ada salahnya kita ingat lagi sopan-santun di meja makan:
1. Nasi di piring masih mengepul, atau kuah sop buntut di mangkuk terasa mengiris lidah Anda? Biarkan makanan dingin dengan sendirinya. Jangan meniup nasi yang masih ada di piring untuk mendinginkannya. Untuk kuah sup, boleh ditiup sebentar setelah disendok dan didekatkan ke mulut.

2. Jangan memuntahkan makanan (entah karena rasanya tidak enak, atau ada duri ikan di dalamnya) ke serbet makan. Ambil makanan tersebut dengan sendok atau garpu, lalu sisihkan di pinggir piring Anda.
3. Jangan berbicara ketika mulut Anda sedang penuh makanan. Selain makanan bisa meloncat ke luar, apa yang Anda ucapkan pun kurang jelas didengar.

4. Saat menikmati steak, pisau dan garpu tidak dipegang dengan cara seperti memegang sendok dan garpu. Peganglah pisau dan garpu dengan telunjuk tangan berada di atas (lihat gambar). Dengan cara ini, tekanan pisau dan garpu ke daging lebih kuat. Selain itu, jangan menunjuk-nunjuk lawan bicara ketika tangan masih memegang pisau.

5. Serbet memang disediakan untuk mencegah pakaian Anda terkena noda makanan yang jatuh. Karena itu, letakkan di pangkuan Anda. Serbet juga bisa digunakan untuk membersihkan sudut bibir yang terkena remah makanan. Namun, jangan digunakan untuk mengelap gigi atau lipstik Anda.
6. Untuk memotong roti (yang menjadi teman makan sup), jangan menggunakan pisau. Gunakan jari-jari Anda. Potong dengan ukuran yang sesuai untuk langsung dimakan. Jika ingin memberinya mentega, oleskan mentega pada potongan yang akan disuapkan ke mulut. Untuk sandwich atau roti bakar, Anda boleh memotongnya dengan pisau.

7. Jangan menambahkan bumbu pelengkap seperti garam, sambal, atau kecap, bila Anda belum mencicipi makanan yang disajikan. Apalagi jika Anda sedang dijamu di rumah seorang teman. Tuan rumah bisa merasa tersinggung karena makanannya dianggap kurang enak.

8. Ketika Anda selesai makan, rapikan pisau dan garpu, atau sendok dan garpu, dalam posisi vertikal, berjajar. Boleh juga dengan menyilangkan sendok dan garpu dalam posisi tertutup.
9. Tidak meletakkan sampah makanan -seperti tulang atau cangkang kepiting- di atas meja makan. Mintalah piring kosong pada waiter untuk menaruh tulang atau sisa makanan.

0 comments :