Tuesday, February 12, 2013

Pemprov DKI gandeng Polda Metro terapkan sistem tilang online

Sistem tilang online akan mulai diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bekerjasama dengan Polda Metro Jaya. Pelaksanaan sistem tilang online akan memasuki tahap sosialisasi terlebih dahulu.

"Nah kemudian kita sudah ada untuk mengimplementasikan keselamatan, terus safety management yang tentunya ini semua untuk memberikan pelayanan yang prima, cepat, tepat dan akurat. Untuk mengakses tersebut perlu ada sistem yang online yang terpadu," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Chrysnanda usai rapat bersama Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono di Balai Kota Jakarta, Senin (11/2).

Sistem eletronik nantinya berkaitan dengan pengoperasian di jalan raya. Berkaitan dengan sistem pengawasan, sistem kontrol dan dasar-dasar hukumnya, sehingga keamanan ketertiban dan keselamatan merupakan faktor utama.

Nantinya, pertama akan membangun Electronic Reducation and Investigation (ERI) atau data-data dibuatkan secara elektronik.

Selanjutnya, kedua menyiapkan back office yang ada di Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya. Ketiga bekerjasama dengan ITS yang berada di Dishub.

"Nantinya kita juga akan ada menerapkan bahwa kendaraan yang berlalu lintas ada sistem pengawasan, sistem kontrol, dan bagaimana kita wujudkan rasa sadar. Sehingga berkendaraan di jalan raya lalu lintas itu tidak jadi korban pelaku kelompok-kelompok perusak keamanan," jelasnya.

Secara teknis mesin, Chrysnanda belum bisa menjelaskan secara detail. Namun, pihak kepolisian sudah mulai membangun dan menyusun sistem terpadu programnya. Termasuk CCTV terpadu, crisis center, dan ITS.

"Ya kita ini nanti kan kita perlu ada teknologinya, ada SDM dan ada regulasinya, tentu kita tahu bagaimana cara penerapannya. Tentunya sosialisasi dulu, bagaimana orang mulai tahu. Kan segala sesuatu perubahan ini kan ada tahap memahami dan menjalani. Tentunya kita terpadu dan tidak dapat jalan sendiri," terangnya.

Chrysnanda mengatakan perangkat untuk sistem online sendiri berasal dari Pemprov DKI Jakarta, Sedangkan Polda hanya tinggal menerapkan. Sementara, ganjil genap juga termasuk dalam penerapan secara online, namun bagaimana teknisnya, dia meminta untuk dijelaskan ke pihak Dishub.

"Tanya Pak Pristono (Kadishub)," katanya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Udar Pristono mengatakan hanya mendengarkan pemaparan dari kepolisian. Untuk perangkatnya masih dalam persiapan.

"Ini sedang dipersiapkan," tandasnya.

0 comments: